Unsur-Unsur Sejarah

Berikut ini adalah unsur-unsur penting dalam sejarah:

1. Manusia

Sejarah tidak akan terjadi tanpa adanya manusia.  Sejarah selalu berkaitan dengan manusia, karena manusia merupakan pelaku dan objek utama dalam peristiwa sejarah.  Manusia adalah sentral dari segala peristiwa sejarah.  Berbagai perbuatan, gejala, dan keadaan manusia dalam ruang dan waktu tertentu menjadi penentu dalam sebuah peristiwa sejarah.

Ernst Berheim mengatakan bahwasanya manusia merupakan objek sejarah.  Peristiwa yang terjadi bisa berlangsung dalam waktu yang cepat atau lama, kompleks atau sederhana.  Semua akan tergantung kepada manusia dan lingkungan yang ada.

Selain memiliki peran sebagai pelaku dan objek peristiwa, manusia juga yang menuliskan dan menceritakan kembali peristiwa sejarah yang telah terjadi.

 

2. Ruang

Dalam sebuah peristiwa sejarah ruang merujuk kepada tempat dan aspek geografis terjadinya suatu peristiwa.  Tempat terjadinya sebuah peristiwa atau kejadian sejarah bisa bersifat luas atau sempit.  Dimensi ruang dalam sejarah akan memberikan pemahaman tentang peristiwa sejarah sehingga menjadi riil.

Dalam Teori Determinisme Geografis disebutkan bahwa ada hubungan yang erat antara peristiwa dengan ruang.  Dimana faktor geografis sebagai satu-satunya faktor penentu jalannya peristiwa sejarah. Proses sejarah berlangsung dengan adanya batasan berdasarkan lokasi terjadinya peristiwa tersebut.  Olah karena itu, sejarah bisa dibedakan menjadi sejarah lokal, sejarah daerah, sejarah nasional, sejarah benua, dan sejarah dunia.

Berikut ini adalah konsep ruang dalam sejarah:

  • Ruang adalah konsep yang paling melekat dengan tempat, lingkungan,dan juga lokasi.
  • Ruang merupakan tempat terjadinya berbagai macam peristiwa sejarah dalam perjalanan waktu.
  • Penelaahan suatu peristiwa berdasarkan dimensi waktunya tidak bisa dilepaskan dari ruang atau tempat terjadinya peristiwa tersebut.
  • Jika waktu menitikberatkan pada aspek kapan peristiwa tersebut terjadi, maka konsep ruang lebih menitikberatkan pada aspek tempat di mana peristiwa itu terjadi.

3. Waktu

Bukan hanya terikat pada ruang, suatu peristiwa sejarah juga terikat dengan waktu.  Waktu merupakan unsur sejarah yang sangat penting karena sejarah membicarakan aktivitas manusia dalam kurun waktu tertentu.  Yaitu adanya batasan waktu yang sistematis, terdiri dari batasan awal dan batasan akhir.

Waktu dalam sebuah peristiwa sejarah memiliki sifat yang pasti dan absolut.  Dengan adanya waktu maka sebuah peritiwa bisa dikatakan sebagai sejarah.  Dengan waktu, kita bisa mengetahui kapan suatu peristiwa sejarah terjadi. Konsep waktu memiliki kesatuan dari kelangsungan waktu yang terdiri dari tiga dimensi, yaitu masa lalu, sekarang, dan yang akan datang.  Sejarah disajikan dalam bentuk sistematis melalui rangkaian peristiwa yang diurutkan berdasarkan waktunya.  Dengan kata lain sejarah bersifat kronologis karena ada periodesasi di dalamnya. 

Berikut ini adalah konsep waktu dalam sejarah:

  • Masa lampau merupakan sebuah masa yang sudah terlewati, tetapi masa lampau bukan merupakan suatu masa yang final, terhenti, dan tertutup.
  • Masa lampau bersifat terbuka dan berkesinambungan, sehingga apa yang telah terjadi di masa lampau bisa dijadikan gambaran untuk bertindak di masa sekarang dan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang.
  • Sejarah dapat digunakan sebagai modal untuk melakukan tindakan saat ini dan menjadi acuan untuk perencanaan di masa yang akan datang.